Ketahui Syarat dan Rukun Umroh


Syarat dan Rukun Umroh – Umroh jadi pilihan alternatif bagi tiap-tiap umat muslim yang mendambakan segera datang ke Baitullah. Umroh / Badal Haji dapat dilakukan kapan saja, tetapi lebih baik jikalau dilakukan sementara datangnya bulan suci Ramadhan. Nabi Muhammad SAW bersabda: “Umroh terhadap bulan Ramadhan sama dengan ibadah haji”.
Sebelum jalankan ibadah umroh sebaiknya Anda tahu syarat dan rukun Umroh supaya umroh yang Anda jalankan terjadi dengan baik dan sah.
Syarat Umroh
Syarat umroh merupakan suatu yang kudu dipenuhi, dan jikalau tidak dipenuhi maka ibadah umroh yang dilakukan dianggap tidak sah. Berikut syarat – syarat Umroh :
1. Muslim
Ibadah umroh cuma boleh dilakukan oleh umat Islam, terkecuali tak hanya umat Islam maka haram baginya jalankan ibadah umroh.
2. Berakal
Melaksanakan tiap-tiap ibadah sudah pasti orang berikut kudu berakal. Apabila tidak berakal maka tidak tersedia tugas baginya untuk jalankan ibadah umroh.
3. Baligh
Baliq bagi laki –laki ditandai tidak benar satunya dnegan mimpi basah, sedang untuk perempuan ditandai dengan menstruasi. Apabila belum baligh atau dewasa maka tidak tersedia tugas baginya jalankan umroh.
4. Mampu
Mampu didalam arti dapat didalam fisik, kesegaran dan biaya.
Rukun Umroh
Rukun umroh merupakan suatu yang kudu dilakukan didalam jalankan ibadah umroh. Berikut rukun – rukun umroh :
1. Ihram
Ihram merupakan niat untuk mengawali jalankan ibadah umroh. Jika tidak diniatkan maka umrohnya tidak sah. Niat ihram dilakukan di Masjid Birr Ali Madinah. Bagi kaum muslim yang hendak jalankan umroh kudu baginya mengenakan baju ihram. Pakaian ihram yaitu berbentuk kain putih tanpa jahitan yang cuma dililitkan di tubuh untuk laki – laki, dan untuk perempuan di sunahkan berwarna putih, yang mutlak menutup aurat dan tidak menampakkan perhiasan- perhiasannya. Setelah resmi didalam kondisi ihram maka kudu mentaati untuk tidak jalankan hal-hal yang dilarang disaat berihram. Beberapa larangan yang tidak boleh dilakukan disaat berihram yaitu :
• Tidak diperbolehkan menutup kepala dan memakai baju yang tersedia jahitannya untuk laki – laki
• Tidak diperbolehkan menutup wajah dan kedua telapak tangan untuk wanita, terkecuali dekat dengannya laki – laki yang bukan muhrimnya
• Tidak diperbolehkan memotong kuku kaki ataupun tangan, rambut dan bulu badan
• Tidak diperbolehkan melamar, menikah, dan menikahkan
• Tidak diperbolehkan bersetubuh atau jima’
• Tidak diperbolehkan membunuh hewan darat
• Tidak diperbolehkan berbicara kotor
• Tidak diperbolehkan berkelahi
• Tidak diperbolehkan memakai wangi – wangian
2. Tawaf
Tawaf yaitu terjadi memutari ka’bah sebanyak 7 putaran. Tawaf dilakukan di Masjidil Haram Makkah. Langkah tawaf hendaknya diperhendek dan dipercepat dan sedapat barangkali mendekati Ka’bah.
Disunahkan terhadap tiga putaran pertama dilakukan dengan berlari – lari kecil atau terjadi cepat terkecuali memungkinkan, dan seterusnya dilakukan dengan terjadi biasa. Tawaf diawali dan diakhiri di Hajar Aswad dengan menjadikan Baitullah di sebelah kiri. Adapun tata langkah tawaf yaitu:
• Memulai dengan terjadi dekat Hajar Aswad sambil mencium, menyapu, atau memberi isyarat bagaimana dapatnya
• Disunnahkan terjadi cepat terhadap tiga putaran pertama
• Memperbanyak doa dan dzikir
3. Sa’i
Sa’i yaitu berlari- lari kecil sebanyak 7 kali bolak- balik antara Bukit Shafa dan Bukit Marwah. Sa’i dapat dilakukan didalam kondisi tidak berwudhu, haid, atau nifas.
4. Tahallul
Tahalul yaitu dihalalkan bagi jamaah umroh untuk dilakukan, di mana pada mulanya dilarang disaat jalankan ihram. Tahalul dilakukan dengan mencukur rambut sedikitnya 3 helai.
5. Tertib
Tertib berarti rukun- rukun umroh kudu dilakukan secara berurutan. Apabila tidak dilakukan secara berurutan maka ibadah umroh yang dilakukan dianggap tidak sah.
Demikian Travel Haji Umrah sedikit penjelasan mengenai syarat dan rukun didalam jalankan ibadah umroh. Semoga artikel ini memberi manfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *